Kamis, 08 Juni 2017

Pengertian Manajemen, Fungsi dan Klasifikasi

Dalam bidang ekonomi, manajemen menjadi bahasan yang dibutuhkan sebagai upaya untuk mengatur semua sumber daya yang ada. Manajemen merupakan suatu koordinasi semua sumber daya melalaui serangkaian proses, perencanaa, pengorganisasian, penetapan tenaga kerja, pengarahan dan pengawasan dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Pengertian Manajemen, Fungsi dan Klasifikasi

Semua koordinasi sumber daya ini dilakukan dengan cara menerapkan ilmu dan seni. Ilmu dan seni tidak dapat dipisahkan dalam ilmu manajemen. Manajeman sebagai sebuah ilmu. Hal ini disebabkan sudah dipelajari sejak dahulu, dan di mana di dalamnya terdapat penjelasan tentang gejala manajemen berdasarkan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah. Selain itu, juga dirumuskan dalam bentuk prinsip sehingga menjadi teor

Manajemen sebagai seni. Ditinjau dari sudut pandang pekerjaan di sini menggunakan tenaga dan kerja sama dengan orang lain. Cara-cara untuk mendapatkan kerja sama dan mengatur ini membutuhkan seni. Dengan demikian, maksud hati dan cara penyampaian yang baik dapat tersampaikan.

Fungsi Manajemen
Perencanaan atau Planning. Pekerjaan harus ditetapkan kelompok untuk mencapai tujuan yang telah ditetapka sebelumnya. Perencanaan mencakup kegiatan untuk pengambilan keputusan dan memiliki keputusan yang realistis dan mudah untuk dilaksanakan serta memiliki fungsi yang lebih besar.

Individu harus memiliki visi dan pandangan ke depan yang baik untuk menentukan tindakan yang diambil. Perencanaan memiliki dua unsur utama yaitu sasaran dan rencana. Sasaran merupakan hal yang harus dicapai individu atau kelompok. Sasaran dapat juga disebut dengan tujuan.

Rencana merupakan dokumen yang digunakan sebagai gambaran untuk mencapai suatu tujuan. Rencana memiliki elemen yang lain, antara lain alokasi sumber daya, jadwal, dana, jangka waktu, dan frekuensi.

Pengorganisasian atau organizing. Merupakan suatu proses untuk mengelompokkan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan dan memberikan tugas pada setiap kelompok dari seorang manajer. Pengorganisasian dilakukan sebagai upaya untuk mengatur sumber yang dibutuhkan dan pekerjaan yang dibutuhkan dan dikehendaki untuk mencapai targer keberhasilan.

Organisasi memiliki empat komponen, yaitu work, employess, relationship, dan environment. Work merupakan fungsi yang harus dilaksanakan dan berlandaskan pada sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

Employees merupakan orang-orang yang telah diberikan tugas untuk dilaksanakan. Relationship merupakan hubungan antara pegawai dengan pekerjaan yang dimiliki, interaksi interpersonal yang terjadi antar pegawai, antar unit kerja satu dengan unit kerja yang lain.

Environment merupakan komponen yang berhubungan dengan sarana fisik dan sasaran umum. Environment merupakan tempat dilakukannya pekerjaan oleh pegawai, termasuk alat dan lokasi yang digunakan.

Pelaksanaan atau actuating. Pelaksanaan sebagai usaha untuk menggerakkan anggota yang ada di suatu kelompok dengan cara tertentu. Tujuannya agar orang tersebut bergerak dan memiliki keinginan untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan yang telah direncanakan sebelumnya.

Pengawasan atau controlling. Pengawasan merupakan penemuan dan penerapan cara dan alat untuk menjamin bahwa rencana yang telah dilaksanakan sesuai dengan keinginan. Pengawasan yang dilakukan oleh manajer harus sebaik mungkin. Hal ini dilakukan untuk menghindari keterlambatan dari pencapaian tujuan, dan menghindari hal-hal yang terjadi diluar prosedur.

Manajer dapat melakukan pengawasan melalui suatu alat, media, atau secara langsung. Jenis pengawasan, dibagi menjadi tiga yaitu feedforward control, concurrent control, dan feedback control. 

Feedback control merupakan mengukur hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Concurrent control merupakan aspek tertentu dari prosedur yang harus disetujui terlebih dahulu sebelum kegiatan dilanjutkan untuk menjamin ketepatan pelaksanaan kegiatan. Feedforward control merupakan kegiatan yang dirancang untuk mengantisipasi masalah dan penyimpangan dari standar tujuan dan melakukan koreksi sebelum kegiatan diselesaikan.

Klasifikasi Manajemen
Manajemen lini atau disebut juga manajemen tingkat pertama. Manajemen lini merupakan tingkatan terendah dari organisasi. Di mana individu bertanggungjawab terhadpa pekerjaan orang lain.

Manajemen menengah merupakan manajemen yang lebih dari satu tingkatan dalam suatu organisasi. Manajer mengarahkan kegiatan manajer yang lain dan mengontrol kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan kebijakan organisasi.

Manajemen puncak ini terdiri dari kelompok yang relatif kecil. Di mana bertanggungjawab pada manajemen keseluruhan dari organisasi. Manajer menetapkan kebijaksanaan terhadap operasional dan kegiatan, dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungan.

Demikian penjelasan tentang manajemen. Semoga bermanfaat.