Pengertian dan Unsur Intrinsik dalam Cerita Pendek

Menulis cerita pendek merupakan hal yang menyenangkan bagi mereka yang menyukai dunia tulis menulis. Sebab dengan menulis suatu cerita berarti kita membagikan ide atau gagasan yang ada dalam pikiran kita mengenai sebuah peristiwa yang dirangkai.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan cerita pendek?

Pengertian Cerita Pendek

Cerita pendek atau cerpen merupakan suatu prosa fiksi yang menceritakan tentang suatu peristiwa istimewa yang dialami oleh tokoh utamanya. Jalan cerita dalam cerita pendek, lebih sederhana karena penyajiannya tidak harus lengkap. Di mana penulis dapat memulai cerita dari klimaks hingga pada penyelesaian atau memaparkan sampai klimaks saja.

Mengapa banyak orang menyukai cerita pendek?

Hal – hal yang Menarik dalam Cerita Pendek
Bentuk cerita pendek yang singkat, dengan permasalahan yang sederhana dan isi yang aktual seperti yang terjadi dalam dunia nyata, menjadikan cerpen menjadi sesuatu yang menarik. Dapat dikatakan pula bahwa hal yang menarik dalam cerpen berhubungan dengan unsur intrinsiknya yaitu bentuk, tema, dan isi.

Apa sajakah unsur intrinsik dalam cerita pendek?


Unsur – Unsur Intrinsik Cerita Pendek

1.        Tema cerpen merupakan suatu pokok cerita atau ide pokok yang mendasari suatu cerita. Tema ini berhubungan dengan kehidupan manusia sehari – hari.

2.        Sudut pandang cerpen merupakan cara penulis dalam menyampaikan karya yang dihasilkan.

3.        Tokoh dan penokohan cerpen merupakan hal yang menarik dalam cerpen karena dapat bersifat baik atau jahat. Melalui penokohan, akan dapat dibedakan tokoh yang satu dengan yang lain.

4.        Latar cerpen berhubungan dengan tempat, waktu, dan suasana di mana peristiwa tersebut terjadi. Selain itu, unsur ini menggambarkan setting yang mendasari peristiwa dalam cerita pendek secara keseluruhan.

5.        Alur cerpen. Alur merupakan suatu rangkaian peristiwa dalam cerita pendek yang disusun secara menarik untuk meningkatkan keingintahuan pembaca. Alur terdiri dari alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

Alur maju: rangkaian peristiwa demi peristiwa dari lampau maju ke peristiwa kini.
Alur mundur: peristiwa masa kini mundur ke peristiwa masa lampau.
Alur campuran: menggunakan alur maju dan alur mundur.

6.        Amanat cerpen. Cerpen seyogyanya bukan hanya untuk menghibur, namun juga memberikan pesan moral atau amanat.

Sudah pahamkan tentang cerita pendek atau cerpen. Selamat belajar sahabat pelajaran.click.

sumber:
Sutarni dan Sukardi. 2008. Bahasa Indonesia 1 SMA Kelas X. Jakarta: Quadra.
portal-ilmu.com

Postingan terkait: