Pengertian dan Ciri ciri Organisasi

Artikel ini akan memberikan penjelasan tentang organisasi. Kita pasti sudah tidak asing dengan kata organisasi. Sebab organisasi dapat ditemukan di manapun, baik di sekolah maupun di masyarakat. Lalu, apakah yang dimaksud dengan organisasi?

Organisasi merupakan suatu kesatuan bagian atau individu dalam perkumpulan yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama dan mematuhi kesepakatan yang dibentuk. Namun, tidak semua sekelompok manusia dapat dikatakan organisasi, sebab organisasi memiliki beberapa ciri – ciri.

Ciri – ciri organisasi yaitu kumpulan manusia, saling bekerja sama, memiliki tujuan bersama, dan aturan – aturan yang telah disepakati bersama.

Terdapat empat pandangan dalam organisasi, yaitu:
1.        Organisasi sebagai alat untuk mencapau tujuan yang telah ditetapkan.
2.        Organisasi sebagai wadah dari sekelompok orang yang bekerja sama.
3.        Organisasi mencerminkan hubungan jenjang jabatan yang menggambarkan tentang garis wewenang, garis komando, dan garis tanggungjawab.
4.        Organisasi mencerminkan hubungan kerja sama yang bersifat formal.

Selanjutnya, sifat – sifat yang dimiliki organisasi yaitu:
1.        Organisasi harus memiliki tujuan yang jelas.
2.        Organisasi harus terdiri dari sekelompok orang yang melakukan kerja sama dan berinteraksi untuk mencapai tujuan.
3.        Organisasi berstuktur sistematis yang mengatur perilaku para anggotanya.

Jenis – jenis organisasi, yaitu:
1.        Organisasi pemerintah merupakan suatu organisasi yang terbentuk dari lembaga pemerintahan atau kementerian.
2.        Organisasi nonpemerintah merupakan organisasi yang berupa organisasi ekonomi, sosial, seni, dan budaya, olahraga, dan politik.

Struktur dan kegiatan dalam organisasi
Sturktur organisasi merupakan satuan – satuan organisasi yang masih mempunyai hubungan kewenangan dan adanya tanggung jawab di dalam organisasi. Struktur organisasi juga berhubungan dengan besar kecilnya organisasi tersebut.

Besar kecilnya organisasi dapat dilihat dari jumlah orang yang terlibat, jumlah dana yang diperlukan, dan alat sarana dan prasarana yang digunakan. Lebih lanjut, dalam suatu kegiatan organisasi, tentu saja membutuhkan pengelolaan yang dilakukan oleh pengurus organisasi.

Pengurus organisasi terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi – seksi.
Ketua merupakan orang yang memimpin organisasi. Tugasnya yaitu mengendalikan jalannya organisasi, mengontrol dan mengawasi tugas anggota, membuat pembagian kerja dalam organisasi, dan bertanggung jaab terhadap semua kegiatan organisasi.

Sekretaris merupakan orang yang mengelola administrasi sebuah organisasi. Tugasnya yaitu menyusun rencana kerja atau kegiatan bersama, mendata dan  mengarsip surat – surat yang masuk, mencatat serta mendokumentasikan semua hasil rapat, dan mendata dan mengekspedisi surat yang keluar.

Bendahara merupakan orang yang dipilih untuk mengelola anggaran belaja suatu organisasi. Tugasnya yaitu mengurus masalah keuangan organisasi dan membuat laporan keuangan.

Seksi-seksi merupakan bagian dari organisasi yang mengurus sesyatu sesuai dengan bidangnya.

Selanjutnya, kegiatan dalam proses administrasi organisasi, antara lain pengiriman, penerimaan, pencatatan, pengolana, penyortiran, dan penyimpanan.

Istilah – istilah yang berhubungan dengan organisasi
Istilah yang berhubungan dengan organisasi, antara lain:
1.        Tim yang bertugas mengadakan suatu penelitian.
2.        Komite yang bertugas melakukan kegiatan tertentu untuk suatu pemeriksaan dan sifatnya sementara.
3.        Panitia yang bertugas melakukan tugas tertentu yang tidak dapat dilakukan oleh suatu organisasi yang sudah ada dan sifatnya mendesak.
4.        Satuan tugas atau satgas yang bertugas melaksanakan tugas yang sifatnya mendesak karena organisasi tidak dapat melakukan tugas tersebut.
5.        Komisi yang bertugas memberikan saran dan nasihat yang tidak dapat dilakukan oleh satuan organisasi yang sudah ada.

Manfaat organsasi
Keberadaan organisasi memberikan manfaat tertentu, yaitu:
1.        Dapat berinteraksi dengan orang lain
2.        Mencoba menghargai kepentingan orang lain.
3.        Melatih kerja sama dengan orang lain.
4.        Melatih jiwa kepemimpinan.
5.        Menyalurkan aspirasi dan kreativitas.
6.        Memecahkan masalah bersama dengan tenang.

sumber:
Tim Catha Edukatif. Tanpa Tahun. Bahasa Indonesia untuk SD/MI. Sukoharjo: Sindunata.

Postingan terkait: